Merasa memiliki sifat pemarah? Gampang kesal dan mengumpat ketika suatu hal terjadi diluar kehendak? Tak bisa mengendalikan emosi dan marah meledak-ledak ketika mendebatkan sesuatu?
Jika jawaban ya, apakah kamu berniat merubahnya? Apakah kamu sudah merasa tak nyaman dengan pribadimu yang tak bisa menahan marah?
Jika jawabannya ya lagi,mari kita simak tips-tips menahan marah dan sabar dari saya..
Dulu,saya juga sangat pemarah. Kebetulan saya juga tipe orang yang sangat sensitif dengan ucapan,semacam gampang tersinggung begitu. Sekarang saya bisa disebut sebagai pribadi yang bisa mengendalikan emosi dan lebih tenang. Berikut ini tips dari saya:
1. Kenali dirimu
Jika ingin berubah lebih baik,seseorang memang harus mengenal dirinya terlebih dahulu,agar dapat introspeksi dan mengetahui hal apa yang sebaiknya dirubah lebih baik.
2. Penyebab marah
Ingat-ingatlah kejadian-kejadian ketika kamu sedang marah meledak-ledak, atau paling tidak yang seringkali menyebabkan kamu marah. Dengan kamu tahu penyebab marahmu,cobalah kumpulkan kalimat positif untuk meredam amarahmu. Misalnya kamu paling kesal dengan sikap temanmu yang selalu mengeluh terus. Gunakan kalimat, "mungkin dia butuh support", "mungkin akulah teman yang bisa buat nyaman dia mencurahkan masalahnya ". Atau kamu kesal dengan teman yang selalu merendahkanmu, gunakan kalimat, "mungkin dia tak nyaman jika aku jauh lebih tinggi darinya,itu artinya semakin dia merendahkanku,semakin aku mempunyai potensi untuk lebih sukses darinya."
3. Diam
Ya, diam adalah cara ampuh meredam amarah. Diamlah dan coba hibur dirimu dalam hati dengan kalimat-kalimat positif. Menarik nafas panjang secara psikologi juga bisa membuat diri sedikit tenang. Jika kamu masih tak sanggup, tinggalkanlah saja. Seperti dalam hadist, "berkatalah yang baik,atau diam."
4. Pikirkan akibat marah
Pikirkanlah benar-benar akibat kemarahanmu. Jalinan persahabatan yang baik bisa renggang, rasa bersalah pada orangtua karena kita membentaknya, sakit hati orang dapat mencelakakan diri kita. Sadarilah,ucapan yang dilontarkan ketika emosi akan menimbulkan penyesalan di akhir.
5. Duduk - Berbaring - Berwudhu
Seperti dalam hadist," apabila kamu marah dalam keadaan berdiri, duduklah, apabila kamu marah dalam keadaan duduk berbaringlah, bila tetap saja tak bisa menahan amarah, berwudhulah."
6. Teruslah berlatih
Seperti batu yang terus ditetesi air, sekeras apapun dia akan berlubang. Begitu juga dengan hati yang sering kita latih bersabar. Akan lambat laun terlatih untuk kuat. Pakaian terbaik adalah sabar. Karena innallaha ma asshobirin (sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar