Rabu, 29 Juli 2020

9 Tips Memiliki Inner Beauty


Pernah tidak melihat seseorang yang wajahnya biasa aja tapi dipandang meneduhkan dan membuat orang nyaman menjadi teman diskusi atau ngobrol? Ya, kemungkinan besar dia memiliki inner beauty yang bagus.



Lantas bagaimana sih cara memiliki inner beauty? 9 tips di bawah ini mungkin bisa membantu :



1. Murah Senyum / Jangan Cemberut 

Tersenyum bisa memancarkan aura
positif pada diri seseorang
dan mengurangi ketegangan syaraf.

Jika sedang tidak mampu untuk
tersenyum, setidaknya jangan cemberut.

Sikap yang tenang dan tidak mudah
tersulut emosi sangat membantu
seseorang memiliki raut wajah
yang teduh.



2. Jadi Diri Sendiri Versi Terbaik

Ada yang memiliki sikap pendiam,
maka tidak perlu memaksakan untuk
menjadi teman bicara yang asyik.
Namun jadilah pendiam versi terbaik,
yang tidak cemberut dan 
pendengar yang baik.

Ada yang memiliki sikap ekstrovert
yang biasanya merasa 'tersiksa' jika
harus berubah menjadi pendiam
dalam waktu yang lama. 
Maka jadi saja ekstrovert versi 
terbaik. Yaitu menjaga setiap
ucapan yang keluar hanya yang
baik-baik saja dan menjaga ucapan
dari kata-kata yang bisa membuat
orang tersinggung.



3. Memuliakan Orang Tua

Karena ridha orang tua adalah ridha Allah
selama tidak dalam rangka kemaksiatan.
Orang tua adalah kunci
kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Kecantikan dari dalam akan
terpancar oleh ketulusan hati
seorang anak yang memuliakan
kedua orang tuanya.



4. Rajin Baca Qur'an dan Menjaga Sholat

Sebenarnya baca qur'an dan sholat
bukan bertujuan untuk
inner beauty, kan...

Tapi bonus untuk orang yang
rajin baca qur'an dan menjaga sholat
itu terpancar keteduhan di raut
wajahnya.

Baca qur'an dan sholat yang
nggak asal melakukan dan selesai.
Ada adab-adab dan rukun-rukun
yang kudu diperhatikan dengan
benar.



5. Mau Terus Belajar

Karena wanita nantinya juga bakal
jadi seorang istri dan ibu.
Maka penting buat kita untuk
mau terus belajar.

Belajar melakukan pekerjaan rumah,
skill dasar memasak,
belajar bekal pranikah,
belajar parenting
dan belajar ilmu fiqh.

Itu semua bisa dipelajari
nggak hanya dalam teori,
tapi bisa belajar dari pengalaman
orang lain.



6. Menjaga Penampilan dan Tidak Bau

Meski sederhana tapi rapi dan bersih,
tentu tak hanya menyenangkan
bila dipandang, tapi juga membuat nyaman 
pemakainya.

Menjaga bau badan.
Tak berarti menggunakan parfum
yang menyengat.
Yang penting tidak bau badan,
bisa dengan menggunakan deodorant
atau mandi ketika merasa
sudah bau badan.




7. Pandai Mengendalikan Hati

Seorang wanita akan terlihat elegan
apabila dia pandai mengendalikan
perasaannya. Jangan mudah menggantungkan
harapan, apalagi dengan seseorang
yang tidak ada ikatan pernikahan
dengan kita. 

Jangan mudah percaya dengan janji
yang belum ditepati. Banyak
wanita yang mudah terpedaya dengan
janji 'akan melamar'.

Meskipun sudah lamaran pun, hati
tidak lantas diberikan sepenuhnya.
Kecuali jika sudah menikah, maka
boleh memberikan hati secata utuh.
Tapi tetap, Allah sebagai sandaran
yang pertama. Hati boleh saling
bertaut, namun tempat bergantung 
nomor satu tetaplah Allah ta'ala.



8. Tidak Meremehkan Orang Lain

Jangan sekali-kali meremehkan orang
lain baik dari segi fisik maupun lainnya.
Jika ingin menolak, tolak dengan
cara yang baik dan santun.

Ingatlah bahwa fisik Allah yang ciptakan,
takdir kaya atau miskin juga
Allah yang gariskan (terlepas
dari sudah maksimal berikhtiar).

Orang yang cantik fisik namun
lisannya tajam, tentu perlahan
kecantikannya akan pudar karena
orang merasa tidak nyaman
berdekatan lama-lama dengannya.



9. Pola Tidur Cukup dan Makan Sehat

Banyak begadang akan membuat wajah
kusam dan garis mata yang terlihat
lebih tua dari usia sebenarnya.
Pola tidur yang cukup akan 
membuat wajah tampak segar.

Konsumsi makanan sehat juga penting.
Hindari banyak mengonsumi minuman
bersoda yang mempercepat penuaan dini.
Sayur, buah, ikan laut, madu, 
zaitun,  habbatussauda, adalah 
contoh jenis-jenis yang menyehatkan
untuk dikonsumsi.

Yupz, itu dia tadi 9 tips memiliki inner beauty. Poin mana nih yang paling susah dan yang paling mudah dilakukan? Semangat ya, karena semua perempuan itu cantik :).

Sabtu, 25 Juli 2020

7 Tips Memilih Teman Curhat yang Baik

Punya teman yang bisa diajak ketawa bareng itu gampang dan banyak. Tapi buat nangis bareng itu yang langka.

Nah, saat ingin curhat ke teman, pastikan untuk memilih teman curhat yang baik. Jangan asal ngeluarin uneg-uneg yang malah bakal jadi boomerang buat diri sendiri.

Ini dia 7 tips memilih teman curhat yang baik. Pssst, yang nomor terakhir itu bonus, ya :).





1. Pastikan Kita Telah Mengenalnya dengan Baik

Mengenal dengan baik di sini maksudnya bisa dari lamanya pertemanan, bagaimana karakternya, siapa teman-temannya dan yang paling penting kita nggak pernah punya masalah sama dia.

2. Dia Bukan Pribadi yang Suka Bergosip dan Amanah

Jika curhatan kita mengandung aib atau sebuah rahasia, sebaiknya pilih teman yang tidak suka bergosip. Bagaimana cara tahu teman yang suka bergosip atau tidak? Caranya mudah. 

Ketika kita di dekatnya, seberapa sering dia membicarakan orang lain? Dan bagaimana cara dia membicarakan orang lain? Full aib-aib dan keburukannya atau hanya cerita-cerita ringan yang jika diketahui orang yang dibicarakan, dia tidak akan merasa malu dan kesal.

3. Dia Satu Frekuensi dengan Kita

Penting lho untuk memprioritaskan curhat ke orang yang satu frekuensi dengan kita. Supaya solusinya nyambung dengan apa yang kita harapkan.

Tapi kalau memang mau lapang dada dengan solusi dalam sudut pandang lain, boleh saja curhat ke yang tidak sefrekuensi. Nggak boleh kesal ya kalau solusinya nggak kita banget.

4. Dia Bukan Pribadi yang Suka Mengompori

Curhat kan tujuannya biar suasana hati semakin adem dan nggak tegang. Kalau dapat partner curhat yang suka mengompori, malah makin panas dan semakin membuat emosi tersulut.

Yang seperti ini kurang bijak untuk dijadikan tempat curhat. 

5. Dia Orang yang Paham Tentang Perkara yang Kita Alami atau Setidaknya Dia Pendengar yang Baik

Atau bisa dibilang curhat ke ahlinya. Bisa Uztaz, Uztazah, psikolog atau yang sekiranya kita tahu dia memiliki banyak pengetahuan tentang apa yang kita alami. Agar bisa memberikan solusi yang tepat.

Atau jika memang dia tidak paham perkara kita, setidaknya pastikan dia adalah pendengar yang baik. Tidak memotong pembicaraan kita atau malah curhat balik.

6. Dia Benar-Benar Peduli dengan Kita

Buat apa curhat dengan orang yang tidak benar-benar peduli dengan kita. Banyak orang yang hanya ingin tahu masalah seseorang tapi tidak benar-benar peduli.

Lebih baik menyimpan curhatan dan menanti orang yang tepat untuk dijadikan tempat curhat.

7. Allah First, Allah More than Know

Yang pertama kali harus kita ingat saat ada masalah adalah Allah. Cause Allah is more than know about our problem. Manusia hanyalah sebagai perantara untuk memberikan solusi, tetapi sejatinya Allahlah yang paling tahu tentang masalah kita.

Berdoa pada Allah agar didekatkan dengan orang-orang yang baik dan peduli. Berdoa agar dipertemukan dengan teman curhat yang baik dan tidak hanya bisa memberikan solusi, tapi juga bisa amanah terhadap apa yang telah kita sampaikan padanya.

Karena masalah dalam diri kita itu eksklusif dan limited editition, hanya orang-orang khusus yang boleh tahu.

Jadi, sudah tahu kan tips memilih teman curhat yang baik?

Senin, 20 Juli 2020

Yang Terlihat Kuat juga Butuh Dikuatkan





Yang terlihat kuat juga butuh dikuatkan. Sehebat apapun manusia menginspirasi dan memotivasi jutaan orang, dia adalah manusia biasa yang mengalami fase normal seorang manusia.

Setiap manusia pernah ada di titik terendah, pernah ada di masa bimbang, dan pernah ada di masa turunnya iman (futur).  Hal itu bukanlah suatu kelemahan, namun pertanda diri kita masih manusia biasa yang membutuhkan kekuatan dari sang pencipta kita, Allah.

Bahkan para pendahulu kita, Rasul kita, juga pernah ada di titik terendah dalam hidupnya. Yang membedakan manusia satu dengan yang lainnya ketika dalam fase down adalah apakah dia menyerah begitu saja atau bersabar dengan semampu yang dia bisa untuk kemudian bisa bangkit dan kembali kuat.

Yang terlihat juga butuh dikuatkan. Ya, karena hanya Allah yang maha kuat. Hanya Allah tempat bergantung dari segala keluh kesah yang diangkasakan pada singgasana-Nya.

Jika ingin menangis, menangislah. Jika ingin berbagi cerita, berbagilah, asal jangan gegabah dan lebih baik menyimpan kesedihan daripada bercerita kepada orang yang tidak tepat. 

Allah ada bersama orang-orang yang sabar. Roda kehidupan terus berputar seiring dengan sengal napas kita yang masih diijinkan berembus. Tetaplah yakin bahwa semua beban akan menjadi senyuman. 

Sabtu, 18 Juli 2020

3 Cara Membuat Buku Anak yang Menarik


Membaca merupakan aktivitas yang sangat baik bagi perkembangan otak. Banyak sekali hasil positif yang bisa didapat dari membaca.

Nah, bagaimana kalau aktivitas membaca ini dikenalkan sejak dini ke anak? Tentu akan sangat baik untuk perkembangannya.

Mau membuat buku anak sendiri? Bagaimana sih membuat buku anak yang menarik?

Ini dia, 3 cara membuat buku anak yang menarik :

1. Cari Tahu Ketertarikan Anak

Yang pertama kali harus dilakukan adalah mencari tahu si kecil lebih tertarik dengan apa. Misalkan buah-buahan, hewan, sayuran, kendaraan, atau yang lainnya. Kemudian mulai bersiap mencari ide cerita dari yang disukai anak.

Saya sudah dua kali membuat buku anak  yang menarik bagi si kecil. Buku sederhana tentang hewan dan memasak kepada anak saya yang berusia dua tahun. Karena dia suka sekali dunia hewan dan suka melihat ketika saya tengah memasak.

2. Masuk ke Dunia Imajinasi atau Pengalaman si Kecil

Untuk memantik ide cerita untuk si kecil sebenarnya tidak susah dibandingkan membuat cerita untuk remaja atau dewasa. Karena konflik di cerita anak sangat ringan, atau alur datar tidak masalah asal penyampaiannya menarik.

Mencari ide cerita bisa dari imajinasi si kecil. Atau berdasarkan pengalaman pribadi si kecil dan dibingkai dalam sebuah cerita.

3. Buat Ilustrasi yang Menarik dan Mudah Dipahami 

Menggambar untuk anak tidak memerlukan skill menggambar tingkat tinggi, meskipun semakin bagus tentunya semakin menarik. Yang penting menarik dan mudah dipahami anak. Misalnya membuat gambar bola, tidak harus dengan motif sempurna, yang penting bulat, karena itu menjadi ciri utama sebuah bola.

Jika sudah mempraktekkan tips di atas, coba mulai membacakannya untuk si kecil. Tidak perlu memaksa si kecil harus langsung tertarik untuk pertama membaca, perlahan mengenalkan bukunya pada anak sampai si anak benar-benar ingin membacanya sampai selesai.

Dari 3 cara membuat buku anak yang saya bagikan, yang mana nih paling mudah dilakukan? Atau ada tips tambahan lain? Sharing di kolom komentar, ya :).




Rabu, 15 Juli 2020

3 Tips Bangkit dari Kegagalan



Sebelum menginjak ke tips bangkit dari kegagalan, saya mulai untuk sebuah pertanyaan ringan, "Saat menghadapi ujian, mana yang harus didahulukan, ikhlas, sabar atau syukur?"

 Nah, jawaban itu berkesinambungan dengan tips bangkit dari kegagalan. Mau tahu duluan mana?


1. Ikhlas

Kenapa sih ikhlas menempati urutan pertama yang harus kita dahulukan untuk bangkit dari kegagalan? 

Karena Saat kehilangan sesuatu atau
menerima ujian tak disangka,
diri kita spontan bereaksi.
Terkejut, sedih, marah, kecewa
atau hilang semangat.

Berbagai reaksi itu obatnya
adalah ikhlas. Menyadari bahwa
segala takdir yang terjadi
sudah ditulis jauh sebelum
kita dilahirkan.

Dan yakin bahwa segala takdir 
yang terjadi adalah terbaik
untuk kita meskipun kita
tidak menyukainya.




2. Sabar

Sabar ada di urutan kedua untuk bangkit dari kegagalan. Kenapa? Karena saat sudah mulai ikhlas, tumbuhlah sikap sabar. Sikap menerima dan tabah dalam menjalani hari-hari setelah kehilangan.
Atau sikap sabar untuk menahan diri dari banyaknya keinginan dari sesuatu yang tidak dimiliki.

Sabar bukan berarti tidak bergerak, sabar hanyalah sikap tenang dan tidak marah
menghadapi takdir yang  baginya tidak menyenangkan. Selebihnya adalah bangkit
dan menapaki hidup dengan bersemangat 
melakukan kebaikan untuk menjadikan
dirinya lebih baik.

Nah, setelah ini kita sampai di urutan terakhir dari '3 Tips Bangkit dari Kegagalan'.

3. Syukur

Yang terakhir adalah sikap syukur. Jika sudah bisa meraih ikhlas dan sabar, otomatis akan menjadikan pribadi yang bersyukur. Pribadi yang bersyukur bukan
hanya membuat nyaman pada dirinya sendiri. Pribadi yang bersyukur adalah
pribadi yang menyenangkan
bagi orang lain.

Air mukanya begitu teduh dan memancarkan kebahagiaan, sampai orang tidak tahu bahwa di balik senyuman itu dia menghadapi ujian-ujian kehidupan.

Dan yang perlu kita tahu bahwa Tidak ada satu pun manusia yang luput dari ujian.
Hanya saja medannya berbeda-beda.

Allah yang paling tahu, kekuatan hamba-Nya dalam menghadapi cobaan yang akan diberikan.

Kalaupun diijinkan bertukar posisi, belum tentu orang yang bagi kita bahagia benar-benar bahagia dalam kehidupannya. Daripada terpaku meratapi ujian, fokus saja untuk bangkit melakukan banyak kebaikan.

Jika belum tahu harus melakukan apa untuk bangkit, mulai dulu dari memperbaiki sholat kita. Memperbaiki dari segi ketepatan waktu, gerakan, bacaan, hingga dari segi kekhusyukan.

Siap untuk mempraktekkannya? Siap untuk bangkit dari kegagalan dan menjadi lebih gemilang dari sebelumnya? Semangat! :).






Tips Menjadi Pribadi yang Bijak





Menjadi pribadi yang bijak, tentu tidak hanya berdampak baik dengan ketentraman hati kita, tapi juga bisa membuat orang lain merasa aman berdekatan dengan kita.

Biasanya, seseorang mulai belajar menjadi pribadi yang bijak ketika menjelang usia dua puluhan. Di usia-usia itu, banyak yang mengalami quarter life crisis. Masa di mana banyak yang mencari jati diri dan passion.

Terus gimana nih, tips menjadi pribadi yang bijak?



1. Belajar Seni Mendengarkan

Seni mendengarkan ini keahlian yang jarang dimiliki mayoritas orang, lho. Karena kebanyakan manusia itu suka berbicara dan enggan untuk mendengar. Padahal, umumnya orang lebih suka dengan pendengar yang baik. 

Dengan berlatih menjadi pendengar yang baik, nggak hanya jadi pribadi yang lebih bijak, tapi juga akan membawa banyak dampak positif buat kita.

2. Berlatih untuk Selalu Mengambil Hikmah dari Setiap Kejadian

Selama perjalanan hidup, tentu suka dan duka selalu datang bergantian tanpa permisi. Jangan biarkan semuanya hanya terjadi seperti sebuah takdir yang hanya lewat, tapi kita harus berlatih peka untuk mencari apa hikmahnya dari setiap yang terjadi. 

Misalkan saat patah hati, kita bisa mengambil banyak hikmah seperti : kita jadi bisa lebih menghargai perasaan orang, kita bisa bangkit dan menjadi lebih kuat dibanding sebelumnya, kita jadi lebih mendekat pada sang Pencipta, kita jadi bisa lebih berhati-hati dalam mempercayai cinta baru, dan lain sebagainya.

3. Bergaul dengan Para Positif Thinker

Sejatinya jiwa manusia itu fitrahnya mudah terpengaruh. Lingkungan pergaulan yang buruk, sedikit banyak akan mempengaruhi kepribadian kita. Sebaliknya, bergaul dengan para pribadi yang baik dan positif akan membuat kita lebih baik juga menjadi pribadi yang bijak karena komunikasi pergaulannya adalah saling mendukung, tak lupa saling memotivasi dalam kebaikan tentunya.

4. Be a Low Profile

Jadilah pribadi yang selalu menyadari bahwa sejatinya semua manusia itu sama derajatnya di hadapan sang Khaliq. Jadilah selalu rendah hati, bukan rendah diri. Sikap rendah hati tidak membuat manusia menjadi hina, justru akan menambah nilai dirinya karena menjauhkannya dari penyakit hati seperti sombong.

5. Mendekatkan Diri kepada Sang Pencipta dengan Tulus

Mengapa mendekatkan diri kepada sang pencipta membuat kita menjadi pribadi yang lebih bijak? Karena manusia akan lebih mulia jika hidup di bawah aturan agama, bukan bebas. Tentunya sang penciptanya lebih tahu mana yang terbaik untuk hamba-hamba ciptaan-Nya saat memberikan aturan-aturan yang harus dipatuhi manusia. 

Hati yang tulus dalam mempelajari dan mengamalkan kalam-kalam-Nya akan menjadikannya lebih bijak.

6. Menjaga Lisan dari Kata yang Menyakiti

Orang yang bijak tak akan suka membuka dan mencari-cari aib orang lain. Apalagi menyakiti hati dengan ucapan lisannya.

Ghibah adalah membicarakan suatu aib yang ada pada orang lain, yang jika orang itu mendengarnya, dia tidak akan suka dan itu tentu menyakitkan sekali pun saat dibicarakan, orang itu tidak ada di tempat.

Lisan yang baik akan berusaha bicara hal-hal yang baik juga bermanfaat. Dia akan berusaha diam dan menjauhkan diri dari kata-kata kasar, kotor dan kata yang buruk lainnya.

7. Suka Membaca

Dari beberapa orang bijak yang saya kenal, kebanyakan suka membaca dan peka. Tentunya membaca buku-buku yang kaya akan pengetahuan dan bermuatan positif. 

Banyak membaca buku akan melatih kepekaan kita dalam membaca apa pun, membaca hikmah dari peristiwa, membaca kepekaan perasaan orang, dan masih banyak lagi.

Seperti ayat pertama yang diturunkan dalam islam, yaitu iqro yang artinya bacalah. Ya, sepenting itu membaca bagi manusia. 

Nah, itu tadi beberapa tips menjadi pribadi yang bijak. Kira-kira teman-teman lebih mudah melakukan yang mana, nih?





10 Motivasi Menjadi Disiplin

Untuk menjadi orang yang disiplin, ada banyak alasan yang bisa memotivasi kita. Salah satunya adalah karena dengan menjadi orang yang disipl...