Nyata ataukah maya
Dirimu tetap menjadi bomerang hati
Kusadari dalam dunia mayaku
Walau sebenarnya yang ingin kutebar adalah kebaikan
Namun mengapa virus riya dan ujub selalu mengintaiku
Disadari atau tidak..
Kurenungi benar-benar..
Adakah yang murni terjaga dari dua virus itu dalam setiap postingannya?
Mungkin ada, namun seringkali dia melalaikan
Hingga kini ku masih terus menata hatiku
Agar tangguh tak mudah ditumbangkan virus hati
Bukankah Rasulullah tak pernah berusaha mengabadikan wajahnya dalam gores lukisan sekalipun ?
Bukankah Rasulullah tak pernah berusaha menyebut-nyebut rentetan prestasi yang pernah beliau raih ?
Namun cahaya dakwahnya abadi hingga sepanjang hayat..
Karena keikhlasan yang murni Lillahi ta'ala
Ku ingin sungguh ingin meneladaninya..
Beliau tak suka di puji, namun juga sabar ketika di cela..
Mampukah aku ?
Bisakah aku?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar