Nah, saat ingin curhat ke teman, pastikan untuk memilih teman curhat yang baik. Jangan asal ngeluarin uneg-uneg yang malah bakal jadi boomerang buat diri sendiri.
Ini dia 7 tips memilih teman curhat yang baik. Pssst, yang nomor terakhir itu bonus, ya :).
1. Pastikan Kita Telah Mengenalnya dengan Baik
Mengenal dengan baik di sini maksudnya bisa dari lamanya pertemanan, bagaimana karakternya, siapa teman-temannya dan yang paling penting kita nggak pernah punya masalah sama dia.
2. Dia Bukan Pribadi yang Suka Bergosip dan Amanah
Jika curhatan kita mengandung aib atau sebuah rahasia, sebaiknya pilih teman yang tidak suka bergosip. Bagaimana cara tahu teman yang suka bergosip atau tidak? Caranya mudah.
Ketika kita di dekatnya, seberapa sering dia membicarakan orang lain? Dan bagaimana cara dia membicarakan orang lain? Full aib-aib dan keburukannya atau hanya cerita-cerita ringan yang jika diketahui orang yang dibicarakan, dia tidak akan merasa malu dan kesal.
3. Dia Satu Frekuensi dengan Kita
Penting lho untuk memprioritaskan curhat ke orang yang satu frekuensi dengan kita. Supaya solusinya nyambung dengan apa yang kita harapkan.
Tapi kalau memang mau lapang dada dengan solusi dalam sudut pandang lain, boleh saja curhat ke yang tidak sefrekuensi. Nggak boleh kesal ya kalau solusinya nggak kita banget.
4. Dia Bukan Pribadi yang Suka Mengompori
Curhat kan tujuannya biar suasana hati semakin adem dan nggak tegang. Kalau dapat partner curhat yang suka mengompori, malah makin panas dan semakin membuat emosi tersulut.
Yang seperti ini kurang bijak untuk dijadikan tempat curhat.
5. Dia Orang yang Paham Tentang Perkara yang Kita Alami atau Setidaknya Dia Pendengar yang Baik
Atau bisa dibilang curhat ke ahlinya. Bisa Uztaz, Uztazah, psikolog atau yang sekiranya kita tahu dia memiliki banyak pengetahuan tentang apa yang kita alami. Agar bisa memberikan solusi yang tepat.
Atau jika memang dia tidak paham perkara kita, setidaknya pastikan dia adalah pendengar yang baik. Tidak memotong pembicaraan kita atau malah curhat balik.
6. Dia Benar-Benar Peduli dengan Kita
Buat apa curhat dengan orang yang tidak benar-benar peduli dengan kita. Banyak orang yang hanya ingin tahu masalah seseorang tapi tidak benar-benar peduli.
Lebih baik menyimpan curhatan dan menanti orang yang tepat untuk dijadikan tempat curhat.
7. Allah First, Allah More than Know
Yang pertama kali harus kita ingat saat ada masalah adalah Allah. Cause Allah is more than know about our problem. Manusia hanyalah sebagai perantara untuk memberikan solusi, tetapi sejatinya Allahlah yang paling tahu tentang masalah kita.
Berdoa pada Allah agar didekatkan dengan orang-orang yang baik dan peduli. Berdoa agar dipertemukan dengan teman curhat yang baik dan tidak hanya bisa memberikan solusi, tapi juga bisa amanah terhadap apa yang telah kita sampaikan padanya.
Karena masalah dalam diri kita itu eksklusif dan limited editition, hanya orang-orang khusus yang boleh tahu.
Jadi, sudah tahu kan tips memilih teman curhat yang baik?

Huhuhu, paling nggak enak kalau curhat sama orang tukang gosip. hehe
BalasHapus