Setiap manusia pernah ada di titik terendah, pernah ada di masa bimbang, dan pernah ada di masa turunnya iman (futur). Hal itu bukanlah suatu kelemahan, namun pertanda diri kita masih manusia biasa yang membutuhkan kekuatan dari sang pencipta kita, Allah.
Bahkan para pendahulu kita, Rasul kita, juga pernah ada di titik terendah dalam hidupnya. Yang membedakan manusia satu dengan yang lainnya ketika dalam fase down adalah apakah dia menyerah begitu saja atau bersabar dengan semampu yang dia bisa untuk kemudian bisa bangkit dan kembali kuat.
Yang terlihat juga butuh dikuatkan. Ya, karena hanya Allah yang maha kuat. Hanya Allah tempat bergantung dari segala keluh kesah yang diangkasakan pada singgasana-Nya.
Jika ingin menangis, menangislah. Jika ingin berbagi cerita, berbagilah, asal jangan gegabah dan lebih baik menyimpan kesedihan daripada bercerita kepada orang yang tidak tepat.
Allah ada bersama orang-orang yang sabar. Roda kehidupan terus berputar seiring dengan sengal napas kita yang masih diijinkan berembus. Tetaplah yakin bahwa semua beban akan menjadi senyuman.

Bagus gan ....
BalasHapusKunjungi dan jngan lupa tinggalin komentar
https://aisurunihongo.blogspot.com/2019/10/hyakumonogatari-kaidankai-100-cerita.html?m=1
siap..makasih :)
Hapus